Daerah Rawan Konflik Membuat Wisatawan Enggan Berkunjung

Daerah Rawan Konflik Membuat Wisatawan Enggan Berkunjung

Assalamualaikum

Haii haiii kembali lagi kerumah saya :), tulisan ini merupakan tulisan kedua saya di rumah Delvionna, kali ini saya akan sedikit membahas hal-hal yang terjadi di Provinsi Bengkulu.

Baru-baru ini Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu kembali mengadakan Rapat Koordinasi (Rakorda) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Se-Provinsi Bengkulu. Kali ini Wakil Gubernur Rohidin Mersyah membahas masalah pentingnya pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,  terutama khususnya untuk Provinsi Bengkulu.

Dalam mempersiapkan Visit 2020 Wonderful Bengkulu, Wakil Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan bahwa Kesbangpol harus benar-benar melaksanakan perannya dengan baik untuk membuat keadaan  yang kondusif di Bengkulu ini, agar orang-orang yang akan berkunjung ke Bengkulu akan merasa aman dan nyaman. Sebaik apapun destinasi wisata maupun suguhan yang kita berikan, namun daerah itu stigmanya tidak aman dan tidak kondusif, maka tentu akan membuat wisatawan enggan untuk berkunjung ke Bengkulu, “tutur Wagub Rohidin Mersyah saat usai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Jumat (2/14) malam.

Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Wakil Gubernur Rohidin Mersyah juga mengatakan, para wisatawan enggan berkunjung ke suatu daerah jika daerah tersebut suda dianggap buruk akibat tidak kondusifnya keamanan dan ketertiban suatu daerah, terlebih lagi jika daerah tersebut merupakan daerah rawan konflik.

Untuk itulah, Wakil Gubernur meminta Badan Kesatuan dan Politik (Kesabangpol) se-Provinsi Bengkulu, agar dapat melaksanakan fungsinya dalam pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. karena menurut Beliau Kesbangpol merupakan muara semua nilai sosial masyarakat, baik LSM maupun media dan Ormas lainnya, termasuk isu-isu intelegen pada tatanan Pemerintahan.

Agar peran Kesbangpol tersebut berjalan, Wagub Rohidin meminta Kesbangpol harus memiliki kompetensi tekhnis, dengan memiliki kepekaaan yang  tinggi terhadap potensi konflik yang terjadi. Selain itu, Kesbangpol harus  menjadi komunikator dan mediator  yang handal dalam menangani suatu permasalahan. “Sinyalnya harus benar-benar menembus batas, harus memiliki sensitifitas dan kepedulian yang kuat, sehingga mampu mendekteksi secara dini potensi konflik yang akan terjadi,” kata Rohidin.

Wakil Gubernur juga meminta Kesbangpol untuk melakukan fungsi koordinatif, supporting antar OPD provinsi dengan kabupaten/kota untuk fokus menjaga  kestabilan ketertiban masyarakat dan politik. Hal tersebut dimaksudkannya, agar jika ada permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat dapat segera diatasi dan diredam, sehingga kondisi suatu daerah tetap stabil dan aman. Dengan demikian, lanjut Rohidin, para wisatawan tidak takut

“Jika ada konflik sosial yang potensial dapat di reda  dengan baik, begitu juga konflik  horizontal yang ada, maka harus secepatnya  ada solusi untuk mengatasinya,” sebut mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini. Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Farid Abdullah mengatakan,  tujuan Rakorda ini untuk mensinergikan antar OPD di kabupaten dan kota, agar berdaya guna untuk mensukseskan program pemerintah Visit 2020 Wonderful Bengkulu.

“Kita akan mengambil langkah-langkah strategis dalam menangani permasalahan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dalam persiapan Visit Wonderful Bengkulu,  maupun proses Pemilukada tahun 2018 mendatang,” kata Farid.

“Walaupun Peranan Kesbangpol dalam kegiatan pembangunan tidak kelihatan secara fisik, namun kita berperan dalam menunjang dan membackup kegiatan pembangunan fisik yang ada,” imbuhnya.(Saipul)

 Baca Juga Berita Bengkulu Lainnya : GANDENG PRAMUKA, BKKBN SUKSESKAN PROGRAM KEPENDUDUKAN

 

note :
*Berita ini merupakan bentuk kerja sama antara Komunitas Blogger Bengkulu dengan Media Center Provinsi Bengkulu.

 

4 Comments

  1. elva susanti 3 months ago

    Semoga kedepannya Bengkulu lebih baik ya mbak dan tidak ada lagi daerah yg rawan konflik terlebih di tempat-tempat menuju objek wisata

  2. elva susanti 7 months ago

    Kenyamanan merupakan impian setiap warga.
    Dan semoga Bengkulu menjadi lebih baik

  3. Mildaini 7 months ago

    Iya dong kita butuh kenyamanan

  4. Zulya Aldani 7 months ago

    Nice info mbak.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*